Catatan Magangers Hari ke-2 : belajar membuat sistem nft dan vertical hydro

Catatan Magangers Hari ke-2 : belajar membuat sistem nft dan vertical hydro

Rabu, 07 februari memasuki hari kedua untuk melanjutkan belajar. Sesuai target saya, bahwa hari ini pengen ditempatkan di bagian pembuatan instalasi dan packaging. Berhubung salah satu dari temen yang ditempatkan disana berhalangan hadir, jadi pakde dan mas yang lain diarahkan untuk menyelesaikan instalasi NFT dan Vertikal yang sudah dipesan.

NFT system merupakan cara bertanam hidroponik dengan membagikan nutrisi pada tanaman melalui aliran air yang tipis. Nutrisi dibuat terus-menerus bersirkulasi. Bagian akar tanaman tidak semua terendam di dalam air nutrisi, akar yang tidak terendam air tersebut diharapkan mampu mengambil oksigen untuk pertumbuhan tanamannya.

“Membuat sistem NFT dari peralon”

Keunggulan hidroponik NFT adalah asupan oksigen yang lebih banyak untuk tanaman sehingga pertumbuhan bisa lebih maksimal. Pemakaian nutrisi yang lebih merata karena air terus-menerus berputar secara merata.

Kelemahan hidroponik NFT yang umum dijumpai adalah masalah daya listrik. Sirkulasi air bagaimanapun dipompa oleh alat yang memakai tenaga listrik, ketika dalam keadaan mati lampu otomatis tanaman tidak mendapatkan nutrisi karena di pipa instalasi tidak ada persediaan air.

Hidroponik NFT idealnya dibuat dengan menggunakan media datar seperti talang air yang persegi, permukaan yang rata akan membuat air nutrisi mengalir secara merata juga. Akan tetapi Anda bisa juga memakai pipa paralon, hanya saja pastikan Anda menyambungnya dengan sambungan L, bila memakai Pokshok Anda telah membuat hidroponik DFT. Bila memakai dove, berarti Anda sedang membuat instalasi hidroponik sistem sumbu (Wick System).

Setelah instalasi NFT dibuat dan dipastikan dalam keadaan lengkap, maka seluruh alat-alat demikian akan disusun rapi dan dilanjutkan dengan packaging sedemikian rupa supaya kiriman dapat sampai ke tujuan.

“Proses melubangi paralon”

Nutrisi merupakan komponen penting dalam tanaman, dalam sistem hidroponik, dosis nutrisi harus diperhatikan agar tanaman yang dibudidayakan dapat tumbuh dengan baik. Penting untuk mengetahui seberapa besar dosis ppm hidroponik yang harus diberikan pada tanaman karena kebutuhan nutrisi setiap tanaman berbeda-beda. Secara umum dosis yang dibutuhkan tanaman yang dapat dibudidayakan dalam intalasi hidroponik adalah berkisar 700 an hingga 1500 an.

Untuk menentukan rentan dosisnya disesuaikan dengan musim dan umur tanaman, pada musim hujan tanaman biasanya membutuhkan nutrisi yang lebih banyak, sehingga penentuan dosisnya menggunakan dosis yang lebih tinggi, begitupun sebaliknya.

Selain ppm, PH juga sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Kisaran PH pada umumnya adalah 5,5 hingga 6.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *