Cara Menanam Sawi Nai Bay Hidroponik Dengan Tower 18

Cara Menanam Sawi Nai Bay Hidroponik Dengan Tower 18

Hidroonikuntuksemua.com – bertanam hidroponik adalah salah satu cara bercocok tanam yang bisa dilakukan oleh siapa saja baik dari kalangan ibu-ibu sampai ke generasi muda yang mau menyalurkan hobi bertanamnya. Saat ini sudah banyak orang yang mulai bertanam hidroponik terbukti dengan banyaknya foto-foto karya hidroponik yang banyak di share di media sosial. Banyaknya peminat tanaman hidroponik ini salah satunya adalah karena bertanam hidroponik bisa dilakukan di rumah sendiri dengan peralatan yang sederhana sekalipun. Selain bisa dilakukan dengan peralatan yang mudah ditemukan, ada juga banyak sayuran yang bisa ditanam di sistem penanaman hidroponik ini.

Salah satu tanaman yang bisa ditanam dengan hidroponik adalah sayuran, baik itu sayuran yang biasa dimasa sampai sayuran unik yang belum pernah dimakan sekalipun. Ada banyak jenis sayuran unik yang bisa ditanam dengan sistem hidroponik ini, terutama sayuran yang diimport dari negara lain. Sayuran sawi nai bay merupakan satu diantara sayuran yang bisa anda tanam dengan sistem hidroponik ini. Sayuran adalah tanaman yang paling banyak ditanam dengan hidroponik karena kemudahan yang ditawarkan didalam proses penanamannya. Berbagai jenis sayuran termasuk seyuran nai bay ini adalah jenis tanaman yang bisa ditanam dengan jumlah yang langsung banyak serta bisa dipanen dalam waktu yang singkat. Nah, untuk menanam sawi nai bay dengan hidroponik tower 18, anda bisa ikuti langkah penanaman dibawah ini.

  • penyemaian benih

Kali ini kita akan menggunakan rockwool sebagai media tanam pada sistem tower 18 hole ini. Oleh karena itu, kita juga akan menggunakan rockwool untuk penyemaian benihnya. Pertama, basahi rockwool kemudian tiriskan hingga rockwool dalam keadaan lembab. Kemudian buat lubang tanam di rockwool dan letakkan 1-2 benih sawi nai bay di lubang tanam tersebut. Tunggu 1-3 hari dan benih akan segera pecah benih. Usahakan untuk segera mengenakan benih ke sinar matahari kalau sudah pecah benih. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kutilang pada tanaman.

  • pindah tanam

Langkah selanjutnya disebut langkah pindah tanam. Langkah ini dilakukan dengan memindahkan tanaman dari tempat persemaian ke sistem tower 18 hole itu sendiri. Pertama-tama, pastikan bahwa anda telah menyiapkan sistem tower 18 hole yang sudah terangkai dengan baik. Untuk melakukan pindah tanam, pastikan juga kalau larutan nutrisi yang digunakan telah diukur kadar ppm dan ph nya sehingga sesuai dengan standar ppm dan ph yang telah ditentukan. Nah, setelah sistem dan larutan nutrisinya siap, anda bisa langsung memindahkan tanaman ke sistem tower 18. Caranya, potong rockwool per tanaman kemudian pindahkan tanaman ke netpot bersamaan dengan rocwoolnya. Nyalakan pompa dan proses pindah tanam telah selesai.

  • perawatan

Merawat tanaman hidroponik tidaklah sulit. Perawatan tanaman cukup dilakukan dengan menjaga tanaman dari berbagai serangan hama. Untuk hama ulat dan belalang, bisa dipantau setiap sore keberadaannya. Kemudian, untuk hama hewan darat bisa diantisipasi dengan meletakkan tower di tempat yang lebih tinggi sehingga tidak bisa dijangkau hama. Selain menjaga tanaman dari hama, ada satu hal yang tidak boleh dilupakan yaitu mengecek kadar larutan nutrisi. Penambahan bisa dilakukan apabila larutan nutrisi telah berkurang setidaknya 1/3 dari volume tandon.

  • masa panen

Masa panen adalah masa yang ditunggu-tunggu. Dan anda tidak perlu lama menunggu karena sawi nai bai ini bisa anda tanam dalam waktu 45 hari saja. Nah, bagi anda yang mau order tower 18 untuk bertanam sayuran di rumah, anda bisa order dengan cara klik disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *