Cara Penggantian Air Hidroponik

Cara Penggantian Air Hidroponik

Hidroponikuntuksemua.com – bertanam hidroponik merupakan salah satu hobi yang sangat menyenangkan untuk dilakukan di pekarangan rumah sendiri. Ada banyak cara untuk melakukan teknik penanaman hidroponik ini mulai dari yang paling simpel hingga yang paling rumit sekalipun. Dengan bertanam hidroponik di rumah, maka selain dapat menyalurkan hobi bertanam di rumah sendiri, penanaman juga akan mendapatkan manfaat yang didaptkan dari sayuran hidroponik yang sehat bagi tubuh. Kita tahu bahwa saat ini sayuran banyak yang dijual mengandung pestisida yang berbahaya bagi tubuh, tetapi sayuran hidroponik ini tumbuh tanpa pestisida dan aman untuk dikonsumsi.

Yang menarik dari hobi hidroponik ini adalah bawha hobi tersebut bisa dilakukan bahkan di rumah sendiri dan bisa dilakukan di waktu senggang di tengah kesibukan sehari-hari. Kalau anda mau bertanam hidroponik, anda bisa melakukannya untuk mengisi waktu luang anda dan hasil sayuran hidroponik yang sehat akan anda dapatkan. Cara penanaman hidroponik ini pun mudah dipahami oleh pemula sekalipun akan dapat mengikuti cara penanaman hidroponik ini dengan mudah. Mulai dari tahap penyemaian benih hingga ke tahap penamanenan ,semua bisa dilakukan dengan mudah karena dapat dilakukan melalui prosedur yang sederhana. Adapun salah satu hal penting dalam penanaman hidroponik adalah tahap pemberian air nutrisi pada tanaman. Air nutrisi dibutuhkan oleh tanaman hidroponik sebagai sumber unsur hara yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman. Lalu, seperti apa cara penggantian air hidroponik tersebut?

Bagi anda yang mau melakukan penggantian air hidroponik ini, anda bisa melakukannya melalui langkah penggantian yang mudah. Adapun sebelum melakukan penggantian air ini, perlu diketahui bahwa langkah penggantian air hidroponik ini juga bisa dikatakan sebagai langkah penggantian nutrisi pada penanaman hidroponik. Hal ini dikarenakan selain air nutrisi pada penanaman hidroponik kita diganti, sekaligus air nutrisi tersebut ditambah juga. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk cara penggantian air nutrisi hidroponik.

  • Pertama-tama kita cek terlebih dahulu stok air nutrisi yang berada pada bak nutrisi pada sistem hidroponik yang kita pakai dengan cara membuka tutup bak nutrisi.
  • Kalau stok air nutrisi pada sistem hidroponik tersebut sudah berkurang lebih dari 1sepertiga dari volume awal, maka penggantian air nutrisi dapat dilakukan. Tutup kembali bak nutrisi dan siapkan langkah selanjutnya.
  • Langkah selanjutnya adalah melarutkan air nutrisi yang akan digunakan untuk mengganti atau menambah stok air nutrisi diatas. Caranya, siapkan larutan nutrisi baku, air secukupnya, dan ember terlebih dahulu.
  • Siapkan air pada ember, lalu ambil beberapa tetes larutan nutrisi baku yang telah siap, lalu campurkan pada air di ember dan aduk hingga merata.
  • Sesuaiakan ppm larutan menggunakan tds meter yang disesuaikan dengan jenis sayuran yang anda tanam. Kalau kadar ppm tersebut masih kurang, tambahkan beberapa tetes larutan nutrisi baku, tetapi kalau ppm kelebihan, tambahkan airnya. Ukur kembali menggunakan tds meter hingga ppm sesuai dengan jenis sayuran yang ditanam.
  • Setelah ppm larutan nutrisi sesuai, masukkan larutan tersebut ke dalam bak nutrisi pada sistem hidroponik yang anda gunakan tanpa harus mengurangi stok air nutrisi pada bak tersebut.
  • Aduk air nutrisi yang telah diganti atau ditambah tersebut hingga merata, dan penggantian air nutrisi selesai dilakukan.

Itulah cara penggantian air nutrisi yang bisa anda lakukan untuk sistem hidroponik yang anda lakukan di rumah anda. Adapun penggantian air nutrisi ini dapat dilakukan untuk menjaga pertumbuhan tanaman agar tidak kekurangan nutrisi hidroponik. Nah, bagi anda yang mau order tds meter untuk mengganti air nutrisi tersebut, anda bisa order dengan cara klik disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.