Apa Itu ppm Dalam Hidroponik?

Hidroponikuntuksemua.com – hidroponik merupakan salah satu sistem penanaman yang baru dan mulai dipraktekan di indonesia. Sistem penanaman yang satu ini memang tidak lagi menggunakan tanah dalam bertanam dan lebih mengandalkan kekuatan air. Sistem hidroponik tersebut banyak dilakukan di indonesia karena sistem tersebut memang cocok untuk diaplikasikan ke beberapa tanaman di indonesia. Apalagi indonesia merupakan negara tropis yang mana didalamnya memiliki beragam jenis tanaman yang menarik untuk dicoba ditanam menggunakan sistem hidroponik tersebut. Terutama bagi mereka yang suka berkebun, sistem hidroponik adalah salah satu sistem yang baru dan cocok digunakan untuk menanam berbagai tanaman yang disukai oleh mereka yang suka berkebun.

Meskipun sistem hidroponik tersebut masih baru dan belum terlalu terkenal, namun ada banyak tanaman yang bisa ditanam menggunakan sistem hidroponik tersebut. Kita tahu bahwa indonesia merupakan negara agraris yang kaya akan kekayaan jenis tanaman yang bisa ditanam. Oleh sebab itu, dengan sistem hidroponik tersebut orang bisa menanam berbagai jenis tanaman yang ia sukai. Walaupun sistem hidroponik ini memiliki kemampuan untuk menanam berbagai tanaman, namun di indonesia sistem tersebut belum terlalu banyak digunakan untuk bertanam semua jenis tanaman. Adapun jenis tanaman yang paling banyak ditanam menggunakan sistem hidroponik tersebut adalah berbagai jenis sayuran mulai dari kangkung, bayam, sawi, pakcoy hingga sayuan lettuce, brokoli dan lain-lain.

Dalam menanam berbagai jenis sayuran tersebut, para penanam tentu saja megenal istilah ppm. Hal ini dikarenakan sistem penanaman hidroponik tersebut tidak lagi menggunakan media tanah sehingga untuk menumbuhkan tanaman dibutuhkan istilah baru yang disebut ppm tersebut. Adapun untuk setiap jenis tsanaman yang ditanam, terkadang ppm yang digunakan juga berbeda. Bagi mereka yang masih pemula mungkin masih awam dengan istilah ppm tersebut. Namun, dengan belajar sedikit demi sedikt maka mereka akan hafal dengan sendirinya. Adapun istilah ppm tersebut merupakan salah satu istilah yang juga sering ditemui pada penanaman hidroponik. Berikut ini adalah penjelasan mengenai ppm dalam hidroponik tersebut.

Ppm dalam hidroponik dapat dikatakan sebagai satuan yang disematkan pada nutrisi hidroponik. Kita tahu bahwa tanaman hidroponik membutuhkan asupan nutrisi yang cukup supaya bisa tubuh dengan baik. Adapun nutrisi yang baik tersebut hanya memiliki kualitas yang baik apabila memiliki kadar yang cocok untuk tanaman. Nah, kadar atau ukuran nutrisi tersebut lah yang menggunakan istilah ppm. Sehingga, setiap tanaman yang ditanam menggunakan sistem hidroponik tersebut besar kemungkinan memiliki ukuran yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Setiap penanam yang ingin memiliki tanaman yang baik tentu saja harus mengerti berapa kadar ppm yang cocok untuk tanaman yang ia tanam, sehingga penting bagi penanam untuk mengetahui berapa kadar ppm untuk sayuran yang mereka tanam di sistem hidroponik.

Untuk menentukan kadar ppm pada sebuath nutrisi, diperlukan pengukuran yang akurat. Oleh sebab itu, penting bagi penanam untuk memperhatikan berapa kadar ppm pada nutrisi yang mereka gunakan. Adapun untuk mengukur kadar ppm tersebut para penanam bisa menggunakan alat yang akurat untuk mengukur yaitu berupa tds meter. Tds meter tersebut merupakan alat yang cocok digunakan untuk menakar kadar ppm pada nutrisi hidroponik anda. Dengan kadar ppm yang tepat, maka diharapkan tanaman hidroponik anda bisa tumbuh dengan baik dan maksimal. Nah, bagi anda yang mau order tds meter, anda bisa order sekarang dengan cara klik disini.

2 Comments

  1. Koreksi gan biar pembacanya menjadi lebih jelas. Yang tepat itu Kadar nutrisi bukan kadar ppm, Sebab Ppm itu satuan dari besaran konsentrasi nutrisi yang telah di larutin. So.. yg diukur konsentrasinya, bukan ppm nya.

Leave a Reply to John Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.