Notice: Undefined variable: author in /home/mukhiban/public_html/hidroponikuntuksemua.com/wp-content/themes/landingpress-wp/inc/breadcrumb.php on line 168

Notice: Trying to get property of non-object in /home/mukhiban/public_html/hidroponikuntuksemua.com/wp-content/themes/landingpress-wp/inc/breadcrumb.php on line 169
Ketrampilan Yang Perlu Dilatih Untuk Bisa Berhidroponik

Ketrampilan Yang Perlu Dilatih Untuk Bisa Berhidroponik

Bertanam hidroponik sebenarnya bukanlah hal baru dalam dunia pertanian dan perkebunan. Tetapi, bagi sebagian orang, hidroponik masih menjadi sesuatu yang baru sehingga untuk memulainya mereka masih ragu-ragu. Ada banyak faktor keraguan tersebut dan yang salah satu faktornya adalah kurangnya ketrampilan. Untuk itu berikut ini adalah beberapa ketrampilan yang perlu dilatih untuk bisa berhidroponik.

Bertanam sawi dengan sistem hidroponik
  1. Kemauan untuk belajar

Kemauan untuk belajar harus ditanamkan pada diri seseorang jika ia ingin bisa berhidroponik. Bertanam hidroponik memiliki ilmunya tersendiri, sehingga kalau ilmu tersebut tidak dipelajari dengan benar, maka hasil penanaman hidroponik yang dilakukan seseorang akan kurang memuaskan.

Untuk itu, bagi anda yang ingin belajar hidroponik, anda bisa mengikuti pelatihan hidroponik yang kami agendakan di kota besar di indonesia khususnya di pulau jawa. Untuk info pelatihan hidroponik silakan hubungi nomor CS kami di 082300015354 / ANTI atau 085742123767 / LILIN.

  1. Inisiatif pengadaan peralatan

Selain kemauan untuk belajar, seseorang harus memiliki inisiatif dari dirinya sendiri untuk mengadakan peralatan hidroponik. Tidak semua alat hidroponik harus didapat dengan membeli secara online, bahkan barang bekas seperti botol bekas pun bisa digunakan untuk pengadaan alat hidroponik.

  1. Terus mencoba pantang menyerah

Menanam hidroponik untuk pertama kalinya tentu akan menghasilkan hasil yang beragam, ada yang berhasil dan tentu ada yang belum berhasil. Jika anda belum berhasil, jangan menyerah untuk mencoba lagi, karena dari ketidakberhasilan tersebut seseorang akan belajar agar bisa berhasil. Bagi yang pertama mencoba langsung berhasil sekalipun harus pantang menyerah untuk terus belajar. Karena, ilmu berhidroponik dapat dipelajari kembali dan dikembangkan untuk hasil penanaman yang lebih baik di masa mendatang. Selamat mencoba.

Cara Menyemai Cabai Secara Hidroponik

Cara Menyemai Cabai Secara Hidroponik

Menyemai cabai secara hidroponik mungkin masih menjadi sesatu yang baru bagi sebagian orang. Hal ini wajar karena bagi mereka yang masih awam dengan bertanam hidroponik belum begitu mengenal cara penyemaian yang satu ini. Namun, bagi yang sudah pernah bertanam secara konvensional atau secar organik, sebenarnya prinsip menyemai dengan hidroponik tidaklah berbeda. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak kumpulan paragraf singkat berikut ini.

Cabai hidroponik yang dikeluarkan bagian dalamnya yang mirip benih cabai

Menyemai cabai dengan hidroponik dapat dilakukan dengan alat-alat hidroponik tentunya. Cara ini memiliki keunggulan yaitu bisa menyemai dengan steril tanpa harus berurusan dengan tanah yang biasanya membuat tangan harus terkena lumpur becek. Jika anda tertarik dengan cara ini, anda bisa order paket cabai dan paprika (PROMO hingga tanggal 16 juni 2017) yang bisa anda pesan melalui CS kami di 081215773352 / ERVIN. Adapun cara menyemai cabai secara hidroponik adalah sebagai berikut.

Pertama, siapkan peralatannya, yaitu :

  1. Benih cabai
  2. Rockwool
  3. Air secukupnya
  4. Penutup semaian
  5. Tusuk gigi

Rockwool terlebih dahulu dibasahi dengan air secukupnya hingga memiliki tekstur lembab. Kemudian buat lubang pada rockwool tersebut menggunakan tusuk gigi. Lubang ini nantinya digunakan untuk memasukkan benih cabai, sehingga dibuat dengan ukuran yang teratur akan lebih baik.

Masukkan benih ke lubang yang telah jadi tersebut dengan kondisi tidur, kemudian tutup dengan penutup semaian. Penutup semaian tersebut tidak boleh tembusa cahaya sehingga disarankan menggunakan penutup yang berwarna gelap dan agak tebal sedikit.

Keesokan harinya, benih sudah pecah benih dan siap dikenakan sinar matahari tanpa penutup semaian. Namun, bila belum pecah benih, perlu ditunggu beberapa hari agar bisa segera pecah benih, sebelum penutup semaian boleh dibuka. Mudah, kan? Selamat mencoba.

Cara Memanen Pakchoy Yang Ditanam Hidroponik

Cara Memanen Pakchoy Yang Ditanam Hidroponik

Menanam sawi pakcoy dengan cara hidroponik mungkin menjadi salah satu penanaman dengan tingkat kesulitan yang tidak terlalu tinggi. Sehingga, bagi pemula sekalipun terkadang akan berhasil menumbuhkan sayuran pakchoy dengan sekali percobaan saja. Nah, yang menjadi pertanyaan adalah, bagaimana cara memanen pakchoy yang sudah siap panen di sistem hidroponik tersebut?

Ilustrasi sayuran pakchoy yang siap dipanen dari sistem hidroponik

Memanen pakchoy yang ditanam dengan sistem hidroponik dapat anda lakukan dengan cara yang tidaklah begitu sulit. Anda bisa mempraktekan panen sayuran hidroponik kalau anda ikut pelatihan hidroponik yang kami adakan. Untuk info pelatihan hidroponik tersebut, anda bisa menghubungi  CS kami di 082300015354 / ANTI. Adapun cara memanen pakchoy yang ditanam hidroponik adalah sebagai berikut

  1. Pertama-tama, siapkan wadah sayuran yang siap dipanen. Bisa menggunakan baskom atau ember yang sudah bersih.
  2. Pegang bagian tangkai pakchoy, kemudian angkat dengan hati-hati sayuran pakchoy hidroponik anda. Jika anda menggunakan media tanam rockwool, maka rockwool tersebut akan ikut terangkat, biarkan rockwool ikut terangkat dan letakkan di baskom yang sudah dipersiapkan tersebut dengan hati-hati.
  3. Lakukan langkah nomor dua untuk sayuran pakchoy lainnya.
  4. Yang perlu digarisbawahi adalah, anda tidak perlu menyingkirkan rockwool dari pakchoy yang anda panen. Kecuali pakchoy tersebut memang sudah ingin segera anda masak. Tetapi kalau belum mau dimasak atau bahkan ingin dijual sebaiknya rockwool tidak usah disingkirkan. Karena dengan rockwool yang masih bersama sayuran pakchoy tersebut, kesegaran sayuran akan bisa lebih terjaga, yang mana merupakan salah satu kelebihan sayuran pakchoy hidroponik. Selamat memanen.
Cara Agar Semaian Bayam Tumbuh Rapi

Cara Agar Semaian Bayam Tumbuh Rapi

Bayam banyak disukai anak-anak kecil karena rasa yang dihadirkan sayuran hijau tersebut. Saking senangnya dengan bayam, sampai-sampai produser film kartun sempat menayangkan filem yang menghadirkan sayuran bayam tersebut. Kamu tahu kan gilem apa itu? iya popeye, se pelaut. Karena termasuk sayuran yang disukai anak-anak, maka orang tua tidak ada salahnya untuk menanam sayuran hijau tersebut di pekarangan rumah. Dengan tujuan agar persediaan bayam dapat terpenuhi dengan lebih praktis dan lebih sehat karena dipetik langsung dari kebun tanpa harus melalui perantara petani atau dan sebagainya.

Ilustrasi tray semai yang digunakan

Sebelum melakukan penanaman, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah proses penyemaian. Penyemaian yang baik adalah penyemaian benih yang dapat tumbuh dengan rapi, sehingga pembagian media tanam dan penanaman selanjutnya dapat dilakukan dengna lebih rapi dan lebih mudah. Begitu pula pada saat pemanenan nantinya. Untuk melakukan penyemaian dengan rapi tersebut, berikut cara yang dapat kami berikan.

  1. Gunakan tray semai ketika menyemai benih bayam. Tray semai tersebut dapat memberikan area yang seragam terhadap setiap benih yang tumbuh, sehingga hasil penyemaian akan memuaskan. Untuk order tray semai, anda dapat menghubungi CS kami di 081225091786 / ATUN.
  2. Cara yang kedua adalah waktu yang digunakan untuk melakukan penyemaian sebaiknya adalah sore hari. Hal ini sangat dianjurkan agar benih mendapatkan lingkungan yang cocok dengan tahap pertumbuhannya, sehingga, masa-masa terbaik untuk pecah benih bisa didapat oleh benih bayam tersebut.
  3. Dan cara yang terakhir adalah dengan menyemprot media tanam menggunakan air secukupnya. Ketika anda menggunakan tray semai ketika menyemai, ada beberapa media tanam yang bisa digunakan seperti sekam bakar, rockwool hingga tanah biasa sekalipun. Selamat mencoba.
Cara Pemberian Nutrisi Sayuran Lettuce Green

Cara Pemberian Nutrisi Sayuran Lettuce Green

Setelah berhasil menyemai benih lettuce green, langkah yang selanjutnya untuk melanjutkan penanaman secara hidroponik adalah langkah pindah tanam. Pada langkah pindah tanam itu sendiri terdapat langkah penting yang tidak boleh dilewatkan oleh para pekebun hidroponik, yaitu pemberian nutrisi. Untuk dapat melakukan pemberian nutrisi pada sayuran lettuce green, berikut ini adalah alat dan bahan yang diperlukan.

Ilustrasi nutrisi yang dipindahkan ke sistem hidroponik NFT
  1. Nutrisi hidroponik sayuran daun, untuk order silakan menghubungi nomor CS kami di 081225091786 / ATUN
  2. Sayuran lettuce green yang siao dipindah tanam
  3. Sistem hidroponik
  4. Ember
  5. Air secukupnya
  6. TDS meter

Nutrisi hidroponik harus dilarutkan di air secukupnya, sesuai prosedur yang telah ditentukan. Lalu, untuk menyiapkan memberikan nutrisi pada sayuran lettuce, terlebih dahulu isi ember dengan air secukupnya. Banyaknya air dapat disesuaikan dengan besar kecilnya sistem hidroponik yang ingin anda gunakan.

Kemudian, sebanyak 1 tutup botol, nutrisi yang sudah dilarutkan diatas, kedalam air yang ada pada ember yang telah disiapkan tersebut.

Sampailah pada inti proses pemberian nutrisi ini, yaitu mengukur kadar ppm. Ukur kadar ppm pada ember menggunakan tds meter, dan dapatkan hasil pengukuran dengan angka 560-840 ppm. Bila masih dibawahnya, maka anda perlu menambah larutan nutrisi sedikit demi sedikit hingga mendapatkan angka yang diinginkan. namun, apabila kelebihan angka, anda perlu menambahkan air sedikit demi sedikit untuk mendapatan angka yang diinginkan.

Setelah mendapatkan angka yang dinginkan yaitu 560-840 ppm, maka larutan tersebut tinggal diaplikasikan ke sistem hidroponik yang anda gunakan, dan lettuce green siap dipindah tanam. selamat mencoba.