Apa Saja Yang Dibutuhkan Untuk Membuat Hidroponik Sederhana

Hidroponikuntuksemua.com – bertanam adalah salah satu langkah sehat yang dapat dilakukan oleh seseorang sebagai salah satu cara untuk mengisi waktu luang yang dimiliki. Selain itu, kesibukan dan rutinitas sehari-hari tentu saja akan terasa membosankan apabila tidak diselilngi dengan menyalurkan hobi yang disukai. Adapun bagi sebagian orang menanam menjadi salah satu hobi yang menyenangkan. Selain memang dilakukan untuk mengisi waktu luang, bertanam juga banyak memberikan manfaat lain bagi penanam itu sendiri. Salah satu manfaat yang bisa didapatkan adalah bisa menjadi bagian dari gerakan bumi hijau yang dilakukan untuk menghijaukan bumi kembali. Kita tahu karena efek globalisasi yang cukup besar, maka bumi memerlukan lebih banyak pohon untuk bisa hijau kembali. Oleh sebab itu, dengan memilki hobi berkebun tersebut maka secara tidak langsung mereka telah ikut untuk menghijaukan bumi.

Hobi bertanam tersebut sebenarnya bisa dilakukan dengan berbagai cara yang sesuai dengan yang bisa dilakukan oleh hobiis itu sendiri. Karena kita tahu bahwa ada banyak sistem atau cara penanaman yang bisa dilakukan oleh seseorang demi menyalurkan hobi bertanam tersebut. Diantara berbagai sistem yang dilakukan adalah sistem organik, aquaponik maupun sistem hidroponik. Semua sistem tersebut bisa dipilih dan mulai dipraktekan bagi mereka yang suka dengan hobi bertanam. Dengan banyaknya pilihan sistem tersebut juga memberi kebebesan bagi seseorang yang ingin menyalurkan hobi mereka tersebut sehingga tidak mudah bosan atau terlalu monoton.

Salah satu sistem penanaman yang bisa digunakan oleh seseorang untuk menyalurkan hobinya tersebut adalah sistem hidroponik. Sistem hidroponik tersebut merupakan salah satu sistem penanaman yang memang mulai digunakan oleh para hobiis untuk menanam tanaman yang mereka sukai. Namun, sistem penanaman hidroponik tersebut termasuk salah satu sistem penanaman yang baru dikenal di indonesia sehingga wajar apabila masih banyak yang belum paham dengan sistem tanam yang satu ini. Salah satu yang menjadi pertanyaan adalah apa saja yang dibutuhkan untuk membuat hidroponik sederhana. Oleh karena itu, berikut adalah beberapa alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat hidroponik sederhana tersebut.

Alat pertama yang diperlukan untuk membuat hidroponik sederhana adalah sistem hidroponik itu sendiri. Ada banyak pilihan sistem hidroponik yang bisa dipilih seseorang yang mau bertanam hidroponik mulai dari yang paling mudah hingga yang paling rumit. Adapun salah satu sistem yang sering digunakan oleh pemula adalah sistem hidroponik wick. Selain mudah dipraktekan, sistem wick tersebut tidak membutuhkan banyak biaya untuk memulai. Setelah memiliki sistem yang akan digunakan, alat kedua yang dibutuhkan adalah rockwool. Rockwool adalah media tanam yang digunakan untuk bertanam hidroponik. Kita tahu sistem hidroponik tidak lagi menggunakan tanah, oleh sebab itu rockwool dibutuhkan sebagai pengganti tanah yaitu sebagai media tanam.

Bahan untuk membuat hidroponik yang selanjutnya adalah benih tanaman. Seperti penanaman pada umumnya, pada sistem penanaman hidroponik tersebut juga membutuhkan benih untuk ditanam. Adapun untuk benih yang dipilih bisa disesuaikan dengan jenis tanaman yang anda sukai. Biasanya sistem penanaman hidroponik tersebut banyak digunakan untuk menanam berbagai jenis sayuran daun maupun sayuran buah. Dan bahan terakhir yang tidak boleh dilewatkan untuk membuat hidroponik sederhana adalah nutrisi hidroponik. Nutrisi hidroponik bergungsi sebagai pemasok unsur untuk tanaman yang ditanam di sistem hidroponik tersebut. Karena fungsi nutrisi hampir sama dengan pupuk, maka dengan nutrisi hidroponik tersebut lah tanaman hidroponik bisa tumbuh dengan baik. Nah, bagi anda yang mau order nutrisi hidroponik, anda bisa order dengan cara klik disini.

Cara menanam sayuran hidroponik menggunakan starterkit Powergen

Cara menanam sayuran hidroponik menggunakan starterkit Powergen

pindah tanam di sistem powergen
bertanam di sistem powergen
tanaman dorset naga di sistem powergen

Alat dan Bahan Untuk menanam sayuran hidroponik

Untuk menanam sayuran hidroponik menggunakan starterkit hidroponik powergen ini , tentu saja langkah awal yang harus anda siapkan adalah starterkit powergen ini. Untuk pemesanan powergen anda bisa klik disini

Dalam paket powergen ini sudah sangat lengkap jadi anda tinggal mulai saja, apa saja isi paket alat bahan hidroponik ini ?

  1. Netpot
  2. Bucket
  3. Nutrisi
  4. Hidroton
  5. Rockwool
  6. Benih

Nah jika anda mau memulai menanam sayuran kesukaan anda namun terkendala lahan maka anda bisa mencoba menggunakan sistem powergen ini. Powergen ini dirancang sangat simple ramping dan sangat cocok digunakan oleh pemula untuk belajar sistem powergen.

Tahapan menanam sayuran hidroponik menggunakan sistem Powergen

  1. Siapkan alat bahan yang sudah anda beli dalam paket starterkit hidroponik powergen
  2. potong rockwoool untuk semai benih
  3. Semai benih
  4. pindah tanam ke sistem powergen
  5. perawatan
  6. panen

diatas adalah tahapan yang bisa anda lakukan jika anda mau menanam sayuran hidroponik menggunakan sistem Powergen ya. semoga sukses

Dibawah ini foto foto tahapan semai sampai pindah tanam ke sistem powergen ya

Sebelum pindah tanam ke sistem hidroponik starterkit powergen sebaiknya anda menyiapkan rangkaian powergen nya ya.. Rangkai Powergen seperti pada panduan dalam paket ya. Setelah powergen terangkai langkah selanjutnya dalah menyiapkan semaian yang siap pindah tanam dan nutrisi hidroponik yang akan di masukkan dalam tandon air.

Step by step pindah tanam ke sistem powergen

Untuk daftar tabel PPM, EC dan PH untuk setiap jenis tanaman anda bisa klik disini

Tips agar sukses menanam sayuran hidroponik menggunakan sistem powergen ini :

  1. Pastikan sistem powergen ini kena sinar matahari secara langsung minimal 5 jam dari pagi
  2. Selalu cek kondisi tandon nutrisi jika sudah berkurang maksimal 1/3 tambahkan larutan nutrisi lagi
  3. sesuaikan ph di 5,5-6,5 , suhu larutan nutrisi pada 24-27 derajat celcius , tds/ ec sesuai tabel. Untuk daftar tabel bisa klik disini
  4. sayangi tanaman dan selalu cek kondisi tanaman

Pengen konsultasi dengan Customer Service kami?

Kelebihan Dan Kekurangan Green House

Hidroponikuntuksemua.com – bertanam adalah salah satu hobi yang kini banyak dilakukan oleh para hobiis di indonesia. Memilih bertanam sebagai hobi yang dilakukan sebenarnya adalah salah satu pilihan yang tepat. Karena kita tahu bahwa indonesia merupakan negara agraris yang subur sehingga memiliki banyak ragam tanaman yang bisa ditanam dan bisa dinikmati hasilnya. Kebanyakan hobiis memilih hobi berkebun tentu saja adalah untuk memanfaatkan waktu luang yang mereka miliki. Adapun mengenai jenis tanaman yang ditanam tentu saja bisa disesuaikan dengan lahan dan ketersediaan lahan yang ada. Sementara mengenai pemilihan sistem tanam yang digunakan para penanam bisa memilih beberapa sistem seperti sistem organik, hidroponik maupun aquaponik.

Salah satu sistem yang bisa digunakan untuk menyalurkan hobi bertanam atau berkebun adalah sistem hidroponik. Sistem hidroponik merupakan salah sistem tanam yang dilakukan dengan mengandalkan kekuatan air dari pada kekuatan tanah. Meskipun telah mulai digunakan, sistem hidroponik tersebut merupakan salah satu sistem yang baru digunakan di indonesia. Sehingga, sebagian orang masih awam dengan sistem yang satu ini. Oleh karena itu, untuk bisa menggunakan sistem hidroponik ini maka perlu belajar terlebih dahulu. Selain itu, sistem penanaman hidroponik tersebut juga membutuhkan beberapa peralatan yang sedikit berbeda dengan sistem penanaman pada umumnya. Salah satu peralatan yang bisa digunakan untuk mendukung sistem penanaman hidroponik tersebut adalah green house. Namun, green house tersebut tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri yang perlu dipertimbangakan oleh setiap hobiis yang mau menggunakannya.

Pada dasarnya, green house tersebut memiliki tujuan yang baik untuk membantu pertumbuhan tanaman yang ditanam. Green house sendiri dapat dikatakan sebagai rumah kaca yang digunakan pada sistem hidroponik agar bisa mendapatkan hasil penanaman yang maksimal. Mengenai ukuran green house sebenarnya bisa disesuaikan dengan ukuran lahan yang tersedia. Sehingga, fleksibilitas green house tersebut sebenarnya banyak disukai oleh para hobiis. Adapun fungsi utamanya adalah untuk menjaga tanaman agar lebih terjaga dari hujan maupun hama. Di indonesia sendiri fungsi green house masih banyak dilakukan untuk melindungi tanaman dari air hujan saja. Adapun berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan green house yang digunakan untuk bertanam hidroponik.

Kelebihan green house yang pertama jelas adalah untuk mengurangi potensi tanaman terserang oleh berbagai macam hama. Karena kita tahu dengan ditutupnya tanaman menggunakan green house tersebut maka hama yang masuk ke kebun tentu saja lebih sedikit dan lebih mudah untuk diatasi. Adapun kelebihan green house yang kedua adalah bisa meningkatkan kualitas tanaman yang ditanam. Hal ini dikarenakan green house juga bisa menjaga tanaman dari air hujan sehingga tanaman tidak terkontaminasi dengan air asam dan dengan perawatan tanaman yang lebih intensif maka tanaman akan dapat tumbuh dengan kualitas yang lebih baik.

Dan kekurangan dari green house adalah tentu saja biaya pembangunan yang membutuhkan biaya yang relatif mahal. Kita tahu untuk membuat green house yang berkualitas tentu saja membutuhkan alat dan bahan yang berkualitas yang hanya bisa didapatkan dengan membeli dengan biaya yang tidak sedikit. Apalagi apabila kebun yang dimiliki cukup besar tentu saja biaya yang dikeluarkan juga akan lebih mahal. Adapun penggunaan green house tersebut kebanyakan dilakukan di sistem penanaman hidroponik skala industri yang dimanfaatkan lebih untuk membangun bisnis dari hidroponik. Untuk hobi bertanam hidroponik skala hobi kebanyakan masih belum menggunakan green house dan hanya menggunakan starterkit hidroponik yang pemula yang cocok untuk skala hobi. Nah, bagi anda yang mau order starterkit sistem hidroponik skala hobi, anda bisa order dengan cara klik disini.

Cara stek daun mint hidroponik menggunakan sistem simple grow

Cara stek daun mint hidroponik menggunakan sistem simple grow

tanaman daun mint hidroponik
tanaman daun mint di simple grow
stek daun mint hidroponik

Alat dan Bahan Untuk stek daun mint hidroponik

Untuk stek daun mint hidroponik menggunakan sistem simple grow ini , tentu saja langkah awal yang harus anda siapkan adalah sistem simple grow ini. Untuk pemesanan sismple grow anda bisa klik disini

Dalam paket simple grow ini sudah sangat lengkap jadi anda tinggal mulai saja, apa saja isi paket alat bahan hidroponik ini ?

  1. Bucket
  2. Benih
  3. Nutrisi
  4. Flanel
  5. Netpot
  6. Rockwool

Nah jika anda mau memulai stek daun mint hidroponik namun terkendala sistem maka anda bisa mencoba menggunakan sistem simple grow ini. Simple grow ini dirancang sangat simple ramping dan sangat cocok digunakan oleh pemula untuk belajar stek daun mint.

Tahapan stek daun mint hidroponik menggunakan sistem simple grow

  1. Siapkan alat bahan yang sudah anda beli dalam paket sistem simple grow
  2. siapkan daun mint yang siap di stek
  3. stek daun mint
  4. pindah tanam ke sistem simple grow
  5. perawatan

diatas adalah tahapan yang bisa anda lakukan jika anda mau stek daun mint hidroponik menggunakan sistem simple grow ya. semoga sukses

Dibawah ini foto foto tahapan stek daun mint ya

Sebelum pindah tanam ke sistem hidroponik simple grow sebaiknya anda menyiapkan rangkaian simple grow nya ya.. Rangkai simple grow seperti pada panduan dalam paket ya. Setelah sistem simple grow terangkai langkah selanjutnya adalah menyiapkan stek daun mint yang siap pindah tanam dan nutrisi hidroponik yang akan di masukkan dalam bucket dutch bucket.

Dibawah ini step by step cara pindah tanam stek daun mint ke simple grow

Tips agar sukses stek daun mint hidroponik menggunakan sistem simple grow ini :

  1. Pastikan untuk memilih tangkai yang masih segar untuk dilakukan stek
  2. Selalu cek kondisi bucket nutrisi jika sudah berkurang maksimal 1/3 tambahkan larutan nutrisi lagi
  3. sayangi tanaman dan selalu cek kondisi tanaman

Pengen konsultasi dengan Customer Service kami?

Cara Pencegahan Kutu Kebul Di Cabe

Hidroponikuntuksemua.com – hidroponik merupakan salah satu sistem penanaman yang kini mulai banyak dikenalkan di masyarakat. Meskipun merupakan salah satu sistem penanaman yang masih baru, namun sistem hidroponik tersebut memiliki banyak kelebihan yang banyak disukai oleh para hobiis. Sehingga, sistem hidroponik ini kini mulai banyak dipraktekan dan digunakan untuk menanam berbagai tanaman di masyarakat. Adapun salah satu kelebihan sistem ini yang banyak disukai oleh masyarakat adalah karena sistem hidroponik tersebut bisa dilakukan tanpa harus menggunakan tanah. Hal ini tentu saja merupakan hal baru mengingat pada umumnya tanaman ditanam menggunakan tanah. Dan dengan sistem hidroponik tersebut sekarang para hobiis tidak perlu lagi membutuhkan lahan yang luas untuk bisa melakukan penanaman hidroponik tersebut.

Sistem hidroponik tersebut kini mulai dipraktekan untuk menanam berbagai jenis tanaman. Sebenarnya hampir semua tanaman bisa ditanam menggunakan sistem hidroponik tersebut. Namun, di indonesia sistem hidroponik tersebut lebih banyak digunakan untuk menanam berbagai jenis sayuran daun dan sayuran buah. Salah satu alasan lebih menggunakan sistem hidroponik untuk bertanam sayuran daun dan buah tersebut adalah dikarenakan kemudahan yang ditawarkan pada penanaman tersebut. Selain itu, menanam sayuran daun dan sayuran buah juga akan memberikan timbal balik terhadap penanam dengan hasil panen yang bisa langsung dinikmati.

Kita tahu bahwa berbagai jenis tanaman sayuran daun dan buah telah banyak ditanam menggunakan sistem hidroponik ini. Ada banyak contoh sayuran yang sering kita jumpai pada sistem hidroponik ini mulai dari sayuran daun seperti kangkung, bayam, sawi, selada dan lain-lain. Adapun untuk sayuran buah kita bisa jumpai berbagai jenis tanaman tomat, mentimun hingga tanaman cabai. Dalam bertanam cabai khususnya, para penanam hidroponik tersebut harus dihadapkan dengan satu permasalahan yang mungkin sering dijumpai dan harus diatasi, yaitu permasalahan hama kutu kebul yang menyerang. Dalam berkebun tanaman cabai, hama kutu kebul ini memang sangat mengganggu keberadaanya. Sehingga, diperlukan langkah pencegahan maupun langkah pembasmian agar hama kutu kebul tersebut tidak menyerang tanaman dengan lebih parah.

Cara pencegahan kutu kebul di cabe hidroponik merupakan satu hal yang cukup sulit untuk dilakukan mengingat di daerah tropis ini memang menjadi salah satu tempat yang disukai oleh kutu kebul. Adapun pengaturan suhu yang baik menggunakan alat yang pengatur suhu yang canggih bisa menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan. Namun, hal tersebut tentu saja membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga kurang cocok dilakukan bagi mereka yang melakukan penanaman tersebut untuk sekedar hobi saja. Dikarenakan cara pencegahan kutu kebul di cabe hidroponik ini dianggap terlalu mahal, maka salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan upaya pembasmian hama kutu kebul tersebut. Berikut adalah salah satu langkah pencegahan yang bisa dilakukan.

Salah satu cara pembasmian hama kutu kebul adalah dengan menggunakan perangkap hama yang bernama yellow trap. Yellow trap tersebut bisa dipasang di tengah penanaman yang mudah dilihat oleh ham akutu kebul. Dengan dipasangnya yellow trap tersebut maka hama kutu kebul akan tertarik untuk hinggap di yellow trap kemudian tidak bisa kembali lagi karena sudah terjebak di yellow trap tersebut. Yellow trap tersebut pun bisa dibuat menggunakan botol air mineral bekas yang dilapisi cat dan perekat. Dengan mengatasi kutu kebul pada tanaman cabe menggunakan cara ini dinilai lebih efektif dari pada harus menggunakan cara yang lain yang cukup mahal. Nah, bagi anda yang mau order benih cabe untuk ditanam di rumah, anda bisa order dengan cara klik disini.