Cara pindah tanam cangkokan buah tin

Cara pindah tanam cangkokan buah tin

hasil dari cangkokan buah tin
cangkokan buah tin

Alat dan Bahan Untuk pindah tanam cangkokan buah tin

Untuk melakukan pindah tanam buah tin ini , tentu saja langkah awal yang harus anda siapkan adalah buah tin atau bibit buah tin apabila belum punya. Untuk pemesanan bibit buah tin anda bisa klik disini

Dalam paket buah tin ini sudah sangat lengkap jadi anda tinggal mulai saja, apa saja isi paket alat bahan hidroponik ini ?

  1. bibit buah tin
  2. packing yang aman sampai tujuan

Nah jika anda mau memulai pindah tanam buah tin namun terkendala bibit maka anda bisa mencoba menggunakan bibit buah tin ini. bibit buah tin ini dirancang sangat simple ramping dan sangat cocok digunakan oleh pemula untuk belajar pindah tanam cangkokan buah tin.

Tahapan pindah tanam cangkokan buah tin

  1. Siapkan alat bahan yang sudah anda beli dan bibit buah tin
  2. buat lubang tanam
  3. pindah tanam dengan cangkokan buah tin
  4. perawatan
  5. panen

diatas adalah tahapan yang bisa anda lakukan jika anda mau melakukan pindah tanam pada cangkokan buah tin ya. semoga sukses

Dibawah ini foto foto pindah tanam pada cangkokan buah tin ya

Tips agar sukses melakukan pindah tanam cangkokan buah tin ini :

  1. Pastikan cangkokan buah tin yang anda pilih adalah yang benar-benar siap
  2. Selalu cek kelembaban media tanam, dan langsung berikan penyiraman kalau sudah terlalu kering
  3. sayangi tanaman dan selalu cek kondisi tanaman

Pengen konsultasi dengan Customer Service kami?

Cara stek stevia hidroponik menggunakan simple grow

Cara stek stevia hidroponik menggunakan simple grow

tanaman stevia siap untuk di stek
memilih stevia yang siap untuk di stek
hasil dari stek stevia

Alat dan Bahan Untuk stek stevia hidroponik

Untuk stek stevia hidroponik menggunakan starterkit hidroponik simple grow ini , tentu saja langkah awal yang harus anda siapkan adalah starterkit simple grow ini. Untuk pemesanan simple grow anda bisa klik disini

Dalam paket simple grow ini sudah sangat lengkap jadi anda tinggal mulai saja, apa saja isi paket alat bahan hidroponik ini ?

  1. Bucket
  2. Benih
  3. Nutrisi
  4. Flanel
  5. Netpot
  6. Rockwool

Nah jika anda mau memulai stek stevia kesukaan anda namun terkendala sistem maka anda bisa mencoba menggunakan sistem simple grow ini. Simple grow ini dirancang sangat simple ramping dan sangat cocok digunakan oleh pemula untuk belajar sistem simple grow.

Tahapan stek stevia hidroponik menggunakan sistem simple grow

  1. Siapkan alat bahan yang sudah anda beli dalam paket starterkit simple grow
  2. potong rockwoool untuk semai benih
  3. Semai benih
  4. pindah tanam ke sistem simple grow
  5. perawatan
  6. stek

diatas adalah tahapan yang bisa anda lakukan jika anda mau stek stevia hidroponik menggunakan sistem simple grow ya. semoga sukses

Dibawah ini foto foto tahapan semai menggunakan sistem simple grow ya

Sebelum pindah tanam ke sistem hidroponik starterkit simple grow sebaiknya anda menyiapkan rangkaian simple grow nya ya.. Rangkai simple grow seperti pada panduan dalam paket ya. Setelah paket terangkai langkah selanjutnya dalah menyiapkan semaian yang siap pindah tanam dan nutrisi hidroponik yang akan di masukkan dalam bucket simple grow.

Dibawah ini step by step cara melarutkan nutrisi hidroponik kemasan botol

Step by step stek stevia menggunakan simple grow

Tips agar sukses stek stevia hidroponik menggunakan sistem simple grow ini :

  1. Pastikan untuk memilih tangkai yang masih segar untuk dilakukan stek
  2. Selalu cek kondisi bucket nutrisi jika sudah berkurang maksimal 1/3 tambahkan larutan nutrisi lagi
  3. sayangi tanaman dan selalu cek kondisi tanaman

Pengen konsultasi dengan Customer Service kami?

Cara Semai Sawi Agar Tidak Kutilang

Hidroponikuntuksemua.com – indonesia merupakan negara dengan kekayaan sumber daya alam yang luar biasa. Terdapat banyak sekali beragam jenis sayuran yang bisa ditemui dindonesia. Mulai dari jenis sayuran yang sering kita jumpai hingga berbagai sayuran langka yang hanya ditemui di daerah tertentu saja. Dari semua jenis sayuran yang dapat ditemui di indonesia, sayuran sawi merupakan salah satu jenis sayuran yang paling banyak disukai oleh masyarakat indonesia. Hal ini salah satunya adalah karena sayuran sawi tersebut bisa diolah menjadi berbagai menu olahan yang melekat di lidah orang indonesia. Sebenarnya selain bisa dioleh menjadi beragam menu, sayuran sawi tersebut juga merupakan salah satu jenis sayuran yang memiliki kandungan gizi yang baik untuk tubuh. Sehingga, mengkonsumsi sayuran sawi tersebut sangat direkomendasikan dan termasuk salah satu bagian dari menu empat sehat lima sempurna.

Saat ini ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk bisa mendapatkan sayuran sawi tersebut. Sayuran sawi tersebut paling mudah ditemui adalah di pasar-pasar tradisional. Selain itu, di berbagai supermarket sayuran tersebut juga sering dijumpai sehingga memudahkan konsumen untuk bisa mendapatkan sayuran sawi tersebut. Adapun bagi anda yang memang suka sekali dengan sayuran yang satu ini, anda bisa mendapatkannya dengan tidak perlu lagi pergi ke pasar ataupun ke supermarket. Caranya adalah dengan menanam sendiri sayuran sawi tersebut di halaman atau pekarangan rumah.

Cara menanam sawi di pekarangan atau halaman rumah pun sebenarnya bisa dilakukan dengan mudah tanpa harus menggunakan cara-cara yang terlalu ribet. Oleh karena itu, menanam sayuran sawi di rumah bisa menjadi salah satu alternatif cara yang tepat untuk bisa mendapatkan sayuran sawi tersebut. Bahkan selain bisa mendapatkan sayuran sawi yang segar, mereka juga bisa menghijaukan kembali rumah mereka dengan adanya tanaman sayuran sawi yang ditanam tersebut. Salah satu tahap penanaman sawi yang perlu diperhatikan adalah tahap penyemaian. Tahap ini perlu mendapatkan perhatian yang lebih terutama untuk mencegah terjadinya kutilang pada semaian sawi tersebut. Berikut ini adalah cara semai sawi agar tidak kutilang.

  • Langkah pertama adalah dengan menyiapkan terlebih dahulu rockwool yang nanti akan digunakan sebagai media semai.
  • Setelah itu, basahi rockwool menggunakan air biasa hingga lembab.
  • Buat lubang tanam pada rockwool menggunakan tusuk gigi atau alat semacamnya.
  • Buka kemasan benih sawi, lalu sisihkan beberapa benih secukupnya untuk nanti disemai.
  • Masukkan benih sawi yang siap disemai tersebut ke lubang tanam yang telah disiapkan.
  • Setelah itu, tutup semaian tersebut menggunakan penutup semaian yang berwarna hitam atau gelap.
  • Diamkan hingga benih berhasil pecah benih.
  • Setelah benih berhasil pecah benih, buka penutup semaian dan langsung kenakan semaian ke sinar matahari.
  • Selama benih tumbuh, jaga kelembaban rockwool dengan menambahkan air secukupnya.
  • Ketika benih telah tumbuh daun sejati, maka benih tersebut telah siap untuk dipindah tanam.

Demikian tadi adalah langkah demi langkah yang bisa dilakukan untuk menyemai benih sawi agar tidak kutilang. Menyemai benih sawi memang diperlukan kehati-hatian yang lebih untuk bisa mendapatkan hasil semaian yang sempurna. Oleh karena itu, penting untuk mencegah terjadinya kutilang pada semaian benih sawi agar didapatkan semaian yang tumbuh dengan baik pula. Dengan memiliki semaian benih sawi yang baik tersebut, maka akan lebih memudahkan penanam dalam melakukan langkah penanaman selanjutnya seperti pndah tanam dan perawatan. Nah, bagi anda yang mau order benih sawi untuk disemai tersebut, anda bisa order dengan cara klik disini.

Cara Mengurus Pohon Hidroponik

Hidroponikuntuksemua.com – sistem menanam hidroponik adalah salah satu sistem penanaman yang konon pertama kali dilakukan di zaman mesir kuno. Meskipun sistem hidroponik tersebut telah lama ditemukan, namun bukan berarti sistem penanaman hidroponik harus dilakukan dengan cara yang kuno. Karena sistem hidroponik ini bisa dilakukan dengan cara yang modern sehingga bisa dipelajari dengan lebih mudah. Di indonesia sendiri sistem hidroponik tersebut sebenarnya juga masih baru dan belum semua orang menggunakan sistem hidroponik ini. Justru mungkin masih banyak orang yang masih awam dengan sistem hidroponik tersebut. Dengan memulai bertanam hidroponik di rumah, maka diharapkan bisa menjadi salah satu alternatif cara penanaman yang bisa dilakukan sekaligus bisa menjadi salah satu media belajar bagi penanamnya.

Salah satu hal yang menarik dari sistem hidroponik tersebut adalah bahwa sistem hidroponik bisa dilakukan tanpa harus menggunakan tanah. Biasnaya orang menanam tanaman pasti membutuhkan tanah, akan tetapi pada sistem hidropoink tersebut justru tidak menggunakan tanah pun tetap bisa dilakukan. Didalam sistem hidroponik tersebut juga terdapat beberapa sistem yang bisa dipilih lalu digunakan untuk menanam hidroponik. Diantara beberapa sistem hidroponik yang ada, sistem wick dan sistem nft merupakan sistem hidroponik yang paling sering digunakan. Sebenarnya ada sistem lain yang lebih cocok digunakan untuk bertanam tanaman buah misalnya menggunakan sistem dutch bucket. Dengan adanya banyak sistem tersebut, maka penanam bisa memilih sistem yang disukainya.

Di indonesia sendiri sistem hidroponik tersebut telah mulai digunakan untuk menanam barbagai macam sayuran. Memang sistem hidroponik ini bisa dilakukan untuk menanam tanaman pohon besar, namun dikarenakan membutuhkan alat yang cukup banyak, maka sistem hidroponik tersebut lebih dimanfaatkan untuk menanam tanaman pohon kecil. Adapun jenis tanaman pohon kecil yang telah banyak ditanam menggunakan sistem hidroponik ini diantaranya adalah pohon cabe, pohon timun, pohon tomat serta pohon sayuran buah lainnya. Namun, menanam tanaman jenis pohon kecil tersebut dengan menanam sayuran biasa tentu saja memiliki perawatan yang sedikit berbeda yang mungkin masih belum banyak diketahui oleh para pemula hidroponik. Bagi anda yang mau menggunakan cara mengurus pohon hidroponik tersebut, anda bisa melakukan cara pengurusan atau perawatan sebagai berikut.

Perawatan pertama tentu saja adalah dengan menempatkan tanaman di tempat yang mudah terkena sinar matahari. Sinar matahari merupakan salah satu kebutuhan pohon atau tanaman hijau. Kita tahu bahwa daun pada pohon melakukan proses fotosintesis yang merupakan pembuatan makanan pada tumbuhan. Adapun proses fotosintesis tersebut tentu saja membutuhkan sinar matahari tersebut untuk bisa dilakukan dengan baik. Oleh karena itu, untuk bisa mendapatkan pohon atau tanaman hijau hidroponik dapat tumbuh dengan baik, maka tanaman tersebut harus terkena sinar matahari yang cukup.

Dan perawatan yang kedua yang juga penting untuk dilakukan adalah dengan melakukan pengecekan nutrisi yang teratur. Dalam sistem penanaman hidroponik memang sudah tidak lagi mengunakan tanah. Namun, didalam sistem hidroponik tersebut nutrisi menjadi salah satu komponen penting yang harus dijaga kualitasnya. Salah satu cara untuk menjaga kualitas nutrisi tersebut adalah dengan melakukan penambahan nutrisi ketika stok nutrisi yang berada didalam bak nutrisi telah mulai tinggal sedikit apalagi telah habis. Penting juga untuk mengusahakan menambah stok nutrisi sebelum larutan nutrisi tersebut habis agar pertumbuhan pohon atau tanaman hidroponik bisa lebih maksimal. Itulah peningnya nutrisi untuk pertumbuhan pohon atau tanaman hidroponik. Nah, bagi anda yang mau order nutrisi hidroponik, anda bisa order dengan cara klik disini.

Cara menanam sayuran hidroponik menggunakan sistem Simple Grow

Cara menanam sayuran hidroponik menggunakan sistem Simple Grow

paket simple grow
isi paket simple grow

Alat dan Bahan Untuk menanam sayuran hidroponik

Untuk menanam sayuran hidroponik menggunakan sistem simple grow ini , tentu saja langkah awal yang harus anda siapkan adalah sistem simple grow ini. Untuk pemesanan simple grow anda bisa klik disini

Dalam paket simple grow ini sudah sangat lengkap jadi anda tinggal mulai saja, apa saja isi paket alat bahan hidroponik ini ?

  1. Bucket
  2. Benih
  3. Nutrisi
  4. Flanel
  5. Netpot
  6. Rockwool

Nah jika anda mau memulai menanam sayuran kesukaan anda namun terkendala lahan maka anda bisa mencoba menggunakan sistem simple grow ini. Simple grow ini dirancang sangat simple ramping dan sangat cocok digunakan oleh pemula untuk belajar sistem hidroponik.

Tahapan menanam sayuran hidroponik menggunakan sistem Simple Grow

  1. Siapkan alat bahan yang sudah anda beli dalam paket sistem simple grow
  2. potong rockwoool untuk semai benih
  3. Semai benih
  4. pindah tanam ke sistem simple grow
  5. perawatan
  6. panen

diatas adalah tahapan yang bisa anda lakukan jika anda mau menanam sayuran hidroponik menggunakan sistem simple grow ya. semoga sukses

Dibawah ini foto foto tahapan semai sampai pindah tanam ke sistem simple grow ya

Sebelum pindah tanam ke sistem hidroponik sistem simple grow sebaiknya anda menyiapkan rangkaian simple grow nya ya.. Rangkai simple grow seperti pada panduan dalam paket ya. Setelah sistem terangkai langkah selanjutnya dalah menyiapkan semaian yang siap pindah tanam dan nutrisi hidroponik yang akan di masukkan dalam tandon air.

Dibawah ini step by step cara pindah tanam menggunakan sistem simple grow

Untuk daftar tabel PPM, EC dan PH untuk setiap jenis tanaman anda bisa klik disini

Tips agar sukses menanam sayuran hidroponik menggunakan sistem simple grow ini :

  1. Pastikan sistem simple grow ini kena sinar matahari secara langsung minimal 5 jam dari pagi
  2. Selalu cek kondisi stok nutrisi jika sudah berkurang maksimal 1/3 tambahkan larutan nutrisi lagi
  3. sesuaikan ph di 5,5-6,5 , suhu larutan nutrisi pada 24-27 derajat celcius , tds/ ec sesuai tabel. Untuk daftar tabel bisa klik disini
  4. sayangi tanaman dan selalu cek kondisi tanaman

Pengen konsultasi dengan Customer Service kami?