Cara Menanam Sayuran Seledri Dengan Pot Self Watering

Cara Menanam Sayuran Seledri Dengan Pot Self Watering

Bertanam hidroponik adalah hobi yang sangat menyenangkan bagi sebagian orang. Terutama mereka yang hidup di perkotaan yang lahannya sempit, tentu bertanam hidroponik menjadi salah satu hobi yang harus mereka penuhi. Karena, bagi mereka yang hidup di perkotaan, bertanam sayuran sehat terkadang harus menggunakan sistem hidroponik ini. selain karena persediaan lahan yang sempit, juga karena kualitas tanah di kota yang mungkin tidak sesuai dengan harapan, sehingga tanaman menjadi kurang subur. Oleh karena itu, ada banyak cara yang terus dikembangkan untuk bisa bertanam hidroponik di kota, salah satunya pengembangan dengan bertanam hidroponik dengan menggunakan pot. seperti apa cara menanam hidroponik menggunakan pot ini? kita akan mulai belajar dengan praktek cara menanam seledri dengan pot self watering.

seledri hidroponik di pot self watering

PENYEMAIAN

Langkah penyemaian sama dengan cara penyemaian benih hidroponik pada umumnya. Kita cukup membasahi rockwool hingga lembab, lalu kita bisa masukkan benih ke lubang tanam dan kita tunggu beberapa hari hingga pecah benih.

PINDAH TANAM

Ada yang berbeda saat anda melakukan pindah tanam dengan pot self watering ini. karena lubang pot yang besar, maka anda perlu menambah media tanam lain selain rockwool yang tadi digunakan untuk penyemaian. Untuk itu, untuk pindah tanam seledri ke pot self watering, anda perlu menambahkan terlebih dahulu media tanam hidroton sesuai batas pot baru kemudian memindah benih yang sudah siap pindah tanam pada pot self watering tersebut.

Setelah itu, anda bisa langsung memberi kan air larutan nutrisi pada tanaman. anda cukup memberi air larutan nutrisi sesuai batas maksimal pada pot, dan pot akan menyiram sendiri sayuran hidroponik kita, karena sudah otomatis siram sendiri…

PERAWATAN

Untuk perawatan seledri hidroponik pada pot self watering ini akan lebih mudah. Anda hanya perlu mengecek apakah tanaman tersebut kekurangan air nutrisi ataukah tidak, karena sistem pot self watering ini tidak perlu kita siram dan segala macam. Jika air nutrisi pada pot mulai berkurang dan sudah sangat menipis, barulah kita tambah nutrisi hingga penuh kembali. Kalau tanaman masih kecil, dalam sepekan mungkin kita hanya perlu menambah air nutrisi satu kali saja, karena konsumsi air nutrisi masih sangat sedikit.

PANEN

Nah, panen seledri dapat anda lakukan apabila telah mencapai waktunya panen. Pada umumnya, sayuran seledri bisa dipanen ketika sudah berumur 120-150 hari.

Nah, kalau anda mau coba tanam sayuran hidroponik dengan sistem pot self watering ini, anda bisa beli pot self watering di kami dengan cara ketik #potself kirim ke salah satu WA kami dibawah ini:

081225091786

081215773352

082220937342

082227639118

082300015354

085742123767

082233540789

pot self watering
Bisnis Sayuran Hidroponik Dengan Sistem Nft

Bisnis Sayuran Hidroponik Dengan Sistem Nft

Sayuran hidroponik adalah sayuran yang akhir-akhir ini banyak dicari oleh banyak orang. Iya, sayuran ini banyak memiliki keunggulan dibanding dengan jenis sayuran pada umunya. Sayuran hidroponik ini banyak disukai masyararkat yang ingin menerapkan hidup sehat. kita tahu bahwa untuk mendapatkan hidup dan tubuh yang sehat, orang harus mengkonsumsi makanan yang sehat pula. Nah,sayuran hidroponik inilah yang menjadi sayuran yang dianjurkan untuk dikonsumsi. karena semakin banyak orang yang menjari sayuran jenis ini, maka bisnis sayuran hidroponik pun akhirnya juga bermunculan. Karena, ketika ada banyak orang yang mencari sayuran hidroponik, ternyata persediaan sayuran hidroponik di pasaran masih belum memenuhi permintaan pasar. nah, anda mau tahu bagaimana bisnis sayuran hidroponik ini berjalan? Simak lanjutan artikel dibawah ini.

“sistem NFT hidroponik”

INDONESIA COCOK UNTUK BERBISNIS SAYURAN HIDROPONIK

Sayuran hidroponik bisa sampai ke indonesia bukan tanpa alasan. Negara indonesia yang merupakan negara tropis ini memiliki keunikannya tersendiri sehingga cocok untuk menumbuhakn berbagai jenis sayuran hidroponik yang disukai masyarakat. Sehingga, jangan kaget kalau suatu saat anda menemui sebuah lokasi dengan banyak sayuran tetapi sayuran tersebut tidak tumbuh menempel di tanah. nah, itu pasti salah satu industri sayuran hidroponik yang merupakan salah satu produsen sayuran hidroponik yang ada di indonesia.

BISNIS SAYURAN HIDROPONIK KEBANYAKAN MENGGUNAKAN SISTEM NFT

Dalam dunia hidroponik, ada istilah dengan nama sistem hidroponik. Ada banyak sistem hidroponik yang bisa diterapkan setidaknya ada 6 jenis sistem yang berbeda. Nah, kalau untuk memproduksi sayuran hidroponik, maka petani disarankan untuk menggunakan sistem NFT. Sistem NFT ini sangat cocok untuk berbisnis hidroponik karena memiliki banyak kelebihan, seperti lebih hemat lahan, hemat air, dan dapat menumbuhkan tanaman lebih cepat agar cepat panen. Untuk sistem hidroponik lainnya, anda bisa cek di www.hidropoinkuntuksemua.com.

SISTEM NFT JUGA BISA DITERAPKAN UNTUK TANAM SAYURAN SENDIRI DI RUMAH

Selain adanya sistem hidroponik NFT di industri hidroponik di indonesia, ada juga sistem NFT yang hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga saja. misalnya, dalam sebuah keluarga memiliki kesukaan terhadap selada hidorponik, maka mereka bisa bertanam sayuran selada tersebut dengan sistem hidroponik dan dilakukan di rumah mereka sendiri, yaitu dengan sistem hidroponik NFT tadi. Nah, dengan memiliki sistem hidroponik sendiri di rumah, maka mereka bisa menjamin kualitas sayuran yang akan mereka konsumsi dan tidak perlu lagi membeli di super market.

Oleh karena itu, kalau anda juga mau memiliki sistem hidroponik NFT ini, anda bisa membeli sistem tersebut melalui website kami di www.hidroponikuntuksemua.com/shop atau melalui salah satu WA kami dibawah ini :

081225091786

081215773352

082220937342

082227639118

082300015354

085742123767

082233540789

” sistem NFT hidroponik untuk skala rumah tangga”
Cara Menumbuhkan Tanaman Di Rumah Dengan Sistem Hidroponik

Cara Menumbuhkan Tanaman Di Rumah Dengan Sistem Hidroponik

Hobi berkebun di rumah sendiri sebenarnya banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. akan tetapi tidak semua orang yang hobi berkebun dapat menyalurkan hobi mereka yang bermanfaat itu. Salah satu penyebabnya adalah karena minimnya lahan yang mereka miliki di rumah. sehingga, mereka harus rela untuk tidak bisa menyalurkan hobi yang mereka sukai itu. akan tetapi, kali ini anda akan tetap bisa menyalurkan hobi berkebun anda, meskipun anda hanya memiliki lahan yang sempit sekalipun. salah satu cara yang bisa anda lakukan untuk bisa tetap berkebun di lahan sempit adalah dengan cara berkebun sistem hidroponik. Lalu, seperti apa cara menumbuhkan tanaman di rumah dengan sistem hidroponik ini? simak penjelasannya berikut ini.

“tanaman hidroponik tanpa tanah”

PENYEMAIAN MENGGUNAKAN ROCKWOOL

Kalau anda ingin berkebun dengan cara hidroponik, maka anda tidak perlu lagi menyemai dengan tanah. anda cukup menyemai tanaman dengan media lain yang disebut dengan rockwool. Anda bisa membeli rockwool ini di toko pertanian atau di toko online di www.hidroponikuntuksemua.com/shop.

PINDAH TANAM DENGAN PEMBERIAN NUTRISI

Pada penanaman konvensional, anda akan menggunakan pupuk organik untuk memberikan makanan terhadap tanaman agar cepat tumbuh. Tetapi, pada penanaman hidroponik, anda bisa mengganti pupuk tersebut dengan nutrisi, lebih tepatnya nutrisi hidroponik. Bentuk nutrisi hidroponik awalnya adalah berbentuk serbuk yang kemudian dilarutkan dengan air. Sehingga, anda bisa lebih mudah memberikan nutrisi hidroponik ini karena sudah berbentuk cair saat diberikan pada tanaman.

PERAWATAN MUDAH KARENA TIDAK TERKENA HAMA TANAH

Bertanam hidroponik di rumah ini bisa dikatakan tanpa kenal hama tanah. hal ini lah yang membuat orang akan ketagihan bertanam hidroponik di rumah karena tanaman akan tumbuh dengan sehat tanpa terkena serangan hama. Faktor yang membuat tanaman hidroponik terhindar dari hama ini adalah karena tanmaan hidroponik tumbuh tanpa tanah, sehingga tumbuhan liar dan hama yang biasanya berasal dari tanah tidak bisa menyerang tanaman hidroponik yang anda tanam.

PANEN LEBIH CEPAT

Hal lain yang membuat orang suka berkebun hidroponik adalah karena tanaman hidroponik dapat dipanen dengan lebih cepat. Kita tahu bahwa tanaman hidroponik terhindar dari hama yang berasal dari tanah. faktor ini lah yang menjadi salah satu faktor mengapa sayuran hidroponik ini dapat dipanen lebih cepat dari pada tanaman lain pada umumnya.

Cukup sekian artikel kami mengenai cara menumbuhkan tanaman dengan sistem hidroponik. Untuk artikel lain, silakan kunjungi www.hidroponikuntuksemua.com. Kalau anda mau mulai bertanam hidroponik dari sekarang, anda bisa beli “paket grow” yang sudah berisi alat-alat lengkap bagi anda yang mau mencoba bertanam hidroponik di rumah sendiri. Untuk pemesanan, silakan hubungi salah satu nomor WA kami dibawah ini :

081225091786

081215773352

082220937342

082227639118

082300015354

085742123767

082233540789

“paket grow”
Pentingnya Rockwool Untuk Berhidroponik

Pentingnya Rockwool Untuk Berhidroponik

Rockwool memang sangat penting bagi kita untuk bisa berhidroponik dengan baik dan benar. Karena, hampir semua jenis tanaman hidroponik yang kita tanam akan membutuhkan rockwool untuk menopang pertumbuhan tanaman hidroponik tersebut. Oleh  karena itu, jika anda ingin usaha belajar hidroponik anda berjalan dengan mulus, maka jangan lewatkan untuk membeli rocwool ketika menyiapkan perlangkapan hidroponik. Apalagi bagi anda yang sudah bertanam tanaman hidroponik dalam jumlah yang banyak, maka kebutuhan akan rockwool ini sudah tidak bisa dielakkan lagi. Demi mendapatkan hasil tanaman yang baik, maka anda tahu bepata pentingnya rockwool untuk berhidroponik.

Setidaknya ada 3 hal yang menjadi alasan mengapa rockwool itu penting dan dibutuhkan ketika kita mulai bertanam hidroponik.

SEBAGAI MEDIA TANAM PENGGANTI TANAH

Ketika anda bertanam dengan sistem hidroponik, maka anda sudah tidak lagi memebutuhkan tanah. sebagai gantinya, anda membutukan rockwool. Oleh karena itu, anda harus menyiapkan rockwool sebagai pengganti tanah ketika hendak bertanam secara hidroponik. Dengan menggunakan rockwool untuk bertanam hidroponik, anda tidak perlu lagi berurusan dengan tanah yang becek ataupun tanah yang banyak cacingnya. Tetapi, anda juga tidak bisa menemukan rockwool ini kecuali dengan membeli di toko pertanian terdekat atau juga bisa secara online.

SEBAGAI PENYIMPAN SEMENTARA NUTRISI HIDROPONIK

Petumbuhan tanaman hidroponik kuncinya adalah pada larutan nutrisi yang diperoleh tanaman tersebut. Dan kebetulan, tanaman hanya bisa mendapatkan nutrisi yang cukup apabila disalurkan melalui rockwool. Sehingga, rockwool berfungsi sebagai penghantar nutrisi hidroponik yang baik bagi tanaman. Hal ini dikarenakan rockwool memiliki lapisan yang cocok untuk menyimpan larutan nutrisi hidroponik cair. Kalau anda sudah menyiapkan rockwool dengan baik, maka anda tidak perlu lagi khawatir dengan pertumbuhan tanaman anda.

SEBAGAI TEMPAT BERTUMBUHNYA AKAR TANAMAN HIDROPONIK

Selain membutuhkan nutrisi hidroponik yang cukup, tanaman juga membutuhkan tempat tumbuh yang cukup dan memadai. Rockwool ini lah yang menjadi solusi bagi pertumbuhan tanaman dalam rangka tumbuh menjadi lebih besar, terutama organ penting mereka yang bernama akar. Akar tanaman bisa tumbuh apabila ditanam di tanah, tetapi karena kita menggunakan sistem hidroponik, maka kita cukup menggunakan rockwool agar bisa menumbuhkan akar tanaman dengan baik.

Nah, bagi anda yang ingin menyiapkan rockwool bagi tanaman hidroponik anda, siakan hubungi WA kami di:

081225091786

081215773352

082220937342

082227639118

082300015354

085742123767

Cara menanam cabai bolivian rainbow di sistem dutch bucket

Cara menanam cabai bolivian rainbow di sistem dutch bucket

sudah tahu kan apa itu sistem dutch bucket?? yang belum tahu apa itu sistem dutch bucket Anda bisa simak foto dibawah ini :

sistem dutchbucket

kalo mau beli yang sudah jadi juga sudah ada…jual starterkit dutch bucket

kira kira fotonya seperti diatas ya.. penjelasannya adalah sistem dutc bucket ini sebenarnya kombinasi antara sistem NFT dan juga sistem fertigasi tetes. Larutan nutrisi di alirkan menggunakan pompa ke sistem hidroponik media tanam dan akan dikembalikan ke bak nutrisi. sistem ini biasanya digunakan untuk menanam sayuran buah seperti cabai, terong, timun, semangkan, melon dan sayuran buah lainnya.

Sesuai judul diatas maka hari ini kita akan membahas tentang bagaimana menanam cabai menggunakan sistem dutch bucket ini. Nah seperti apa langkah-langkahnya Anda bisa membaca terus artikel ini sampai selesai ya..

  1. siapkan benih cabainya
  2. siapkan media tanam
  3. siapkan sistem untuk semai
  4. siapkan nutrisi hidroponik
  5. siapkan sistem dutch bucketnya
  6. siapkan air
  7. dan siapkan alat bahan pendukung lainnya seperti gunting, pinset, tusuk gigi, ember

setelah Anda siapkan peralatan dan perlengkapan seperti diatas maka langkah selanjutnya adalah mulai. untuk memulai menanam cabai bolivian rainbow di sistem dutch bucket ini Anda boleh ikuti langkah langkah seperti dibawah ini

  1. Semai benih cabai bolivian rainbow

setelah Anda memiliki benih cabai bolivian rainbow maka Anda bisa semai benih menggunakan media tanam yang telah Anda siapkan. Anda bisa menggunakan rockwool, maupun media tanam lainnya seperti arang sekam, cocopeat dll. Sudah tahu kan bagaimana cara semai benih cabainya?? yang belum bagaimana caranya semai cabai bisa klik disini.  Setelah semaian berdaun 4-6 Anda boleh pindahkan semaian cabe ini ke sistem dutch bucket.

2. Siapkan sistem dutch bucket

untuk sistem dutch bucket Anda bisa membuat sendiri. namun jika Anda tidak cukup memiliki waktu untuk membuat Anda bisa membelinya. Untuk membeli sistem dutch bucket Anda bisa wa /sms 081215773352 atau bisa klik www.hidroponikuntuksemua.com/shop

3. Pindah tanam

Nah setelah Anda semai dan juga sudah siapkan sistem dutchbucketnya maka langkah selanjutnya adalah pindah tanam.  cabai bisa pindah tanam ketika berumur kisaran 3 minggu atau ketika daun sudah 4-6. Seb elum dipindah tanam ke sistem dutcbucket pastikan Anda sudah setting sistem dutch bucket dan juga sudah Anda tes. setelah sistem dutch bucket Anda siapkan dan sudah di tes berjalan lancar maka Anda bisa mulai pindah tanam. Sebaiknya Anda sudah memberi nutrisi hidroponik pada bak penampung airnya.

4. Rawat tanaman

setelah Anda memindah semaian cabai bolivian rainbow ke sistem dutc bucket langkah selanjutnya adalah merawat. tanaman cabai cukup rentan terserang hama, sepert aphids, thrips,kutu kebul dll maka Anda perlu cek setiap hari kondisi tanaman ini. untuk pencegahan Anda bisa semprotkan pestisida alami setiap 2x dalam seminggu.

5. Panen

panen tentu saja adalah hal yang selalu akan ditunggu tunggu. setelah tanaman cabai ada yang telah memasuki masa panen maka panenlah.. hehe

nah mudah kan teman teman, silahkan dicoba ya jika Anda ingin menanam cabai dengan sistem dutch bucket ini maka Anda bisa mengikuti langkah langkah seperti diatas.

semoga bermanfaat,, silahkan share ke social media yang Anda ikuti ya..

Jika Anda membutuhkan sistem dutch bucket Anda bisa kontak cs kami

081215773352

082300015354

081225091786